Kabupaten Tasikmalaya

Tentang Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten tasikmalaya, yaitu sesuatu kabupaten di provinsi jawa barat. indonesia. terdapat di tenggara  priangan, kabupaten tasikmalaya sejauh ini dinilai sebagai kabupaten sangat besar serta bertindak penting di lokasi priangan timur. beberapa besar lokasi kabupaten ini merupakan tempat hijau, terlebih pertanian serta kehutanan, sesaat petani menetap sebagai mayoritas masyarakat.  kabupaten tasikmalaya populerdapat produksi kerajinannya, salak,  sesaat nasi tutug oncom yaitu makanan populer dari kabupaten ini. kabupaten tasikmalaya juga dikenal sebagai pusat keagamaan besar di jawa barat, yang mempunyaikian lebih 800 pesantren tersebar di penjuru lokasi kabupaten

Sejarah

awal mulanya, nama sebagai cikal-bakal tasikmalaya ada di tempat sukapura. sukapura dahulunya bernama tawang atau galunggung, kerap juga dimaksud tawang-galunggung. tawang bermakna sawah atau area yang luas terbuka. penyebutan tasikmalaya menuncul sesudah gunung galunggung meletus hinggalokasi sukapura beralihjadi tasik ( danau, laut ) serta malaya dari ( ma )layah yang berarti ngalayah ( bertebaran ) atau jejeran pegunungan di pantai malabar ( india ). tasikmalaya memiliki kandunganmakna keusik ngalayah, berarti banyak pasir di mana-manadimulai pada abad ke vii sampai abad ke xii di lokasi yang saat ini dikenal sebagai kabupaten tasikmalaya, diketahui adasatu bentuk pemerintahan kebataraan dengan pusat pemerintahannya di lebih kurang galunggung, dengan kekuasaan mengabisheka raja-raja ( dari kerajaan galuh ) atau dengan kata lain raja baru dikira syah apabilamemperoleh persetujuan batara yang bertahta di galunggung. batara atau sesepuh yang memerintah pada saat abad tersebut yaitu sang batara semplakwaja, batara kuncung putih, batara kawindu, batara wastuhayu, serta batari hyang yang pada saat pemerintahannya alamipergantian bentuk dari kebataraan jadi kerajaankerajaan ini bernama kerajaan galunggung yang berdiri pada tanggal 13 bhadrapada 1033 saka atau 21 agustus 1111 dengan penguasa pertamanya yakni batari hyang, menurut prasasti geger hanjuang yang ditemukan di bukit geger hanjuang, desa linggawangi, kecamatan leuwisari, tasikmalaya. dari sang batari inilah mengemuka ajarannya yang dikenal sebagai sang hyang siksakanda ng karesian. ajarannya ini tetapjadikan ajaran resmi pada zaman prabu siliwangi ( 1482-1521 m ) yang bertahta di pakuan pajajaran. kerajaan galunggung ini bertahan sampai 6 raja selanjutnya yang tetap keturunan batari hyang. 
periode moderen

periode setelah ituyaitu periode pemerintahan di sukakerta dengan ibukota di dayeuh sedang ( saat initerhitung dalam kecamatan salopa, tasikmalaya ), yang disebutdi antaratempat bawahan dari kerajaan pajajaran. penguasa pertama yaitu sri gading anteg yang masa hidupnya sezaman dengan prabu siliwangi. dalam sukakerta sebagai penerus tahta diperkirakan sezaman dengan prabu surawisesa ( 1521-1535 m ) raja pajajaran yang menukar prabu siliwangi.

pada saat pemerintahan prabu surawisesa kedudukan pajajaran telah mulai terdesak oleh gerakan kerajaan islam yang dipelopori oleh cirebon serta demak. sunan gunung jati sejak tahun 1528 berkeliling ke seluruh lokasi tanah sunda untuk mengajarkan agama islam. saat pajajaran mulai lemah, daerah-daerah kekuasaannya terlebih yang terdapatdibagian timur berupayamelepas diri. barangkali sekali dalam sukakerta atau dalam sentawoan telahjadi penguasa sukakerta yang merdeka, terlepas dari pajajaran. tidak tidak mungkinjugake-2 penguasa itu telah masuk islam.

periode setelah ituyaitu pemerintahan di sukapura yang didahului oleh masa pergolakan di lokasi priangan yang berjalankurang lebih 10 tahun. timbulnya pergolakan ini sebagai akibat persaingan tiga kemampuan besar di pulau jawa pada awal abad xvii masehi : mataram, banten, serta voc yang berkedudukan di batavia. wirawangsa sebagai penguasa sukakerta lantas diangkat jadi bupati tempat sukapura, dengan gelar wiradadaha i, sebagai hadiah dari sultan agung mataram atas jasa-jasanya membasmi pemberontakan dipati ukur. ibukota negeri yang awalannya di dayeuh sedang, lantas dipindah ke leuwiloa sukaraja serta “negara” dimaksud “sukapura”

pada saat pemerintahan r. t. surialaga ( 1813-1814 ) ibukota kabupaten sukapura dipindahkan ke tasikmalaya. lantaspada saat pemerintahan wiradadaha viii ibukota dipindahkan ke manonjaya ( 1832 ). perpindahan ibukota ini dengan alasan untuk memperkuat benteng-benteng pertahanan belanda saat menghadapi diponegoro. pada tanggal oktober 1901 ibukota sukapura dipindahkan kembali ke tasikmalaya. latar belakang perpindahan ini condong berrdasarkan alasan ekonomis untukkeperluan belanda. pada saat itu tempat galunggung yang subur jadi penghasil kopi serta nila. sebelum saat diekspor melewati batavia terlebih duludihimpun di satuarea, umumnya di ibukota tempat. letak manonjaya kurang mencukupi untuk jadikanarea pengumpulan hasil-hasil perkebunan yang ada di galunggung.

nama kabupaten sukapura pada tahun 1913 diganti namanya jadi kabupaten tasikmalaya dengan r. a. a wiratanuningrat ( 1908-1937 ) sebagai bupatinya.

tanggal 21 agustus 1111 masehi jadikan hari lantas tasikmalaya menurut prasasti geger hanjuang yang dibikin sebagai sinyal upacara pentasbihan atau penobatan batari hyang sebagai penguasa di galunggung
histori pemerintahan bupati ( 1641 to 1937 )

1641-1674 : raden ngabehi wirawangsa ( raden tumenggung wiradadaha i )
1674 : raden jayamanggala ( raden tumenggung wiradadaha ii )
1674-1723 : raden anggadipa i ( raden tumenggung wiradadaha iii )
1723-1745 : raden subamanggala ( raden tumenggung wiradadaha iv )
1745-1747 : raden secapati ( raden tumenggung wiradadaha v )
1747-1765 : raden jaya anggadireja ( raden tumenggung wiradadaha vi )
1765-1807 : raden djayamanggala ii ( raden tumenggung wiradadaha vii )
1807-1837 : raden anggadipa ii ( raden tumenggung wiradadaha viii )
1837-1844 : raden tumenggung danudiningrat
1844-1855 : raden tumenggung wiratanubaya
1855-1875 : raden tumenggung wiraadegdana
1875-1901 : raden tumenggung wirahadiningrat
1901-1908 : raden tumenggung prawirahadingrat
1908-1937 : raden tumenggung wiratanuningrat

pemerintahan
kediaman bupati tasikmalaya ( 1925-1933 )

kabupaten tasikmalaya terdiri atas 39 kecamatan, yang dibagi lagi atas 3517 desa serta kelurahan. kota tasikmalaya pernahjadisisi dari lokasi kabupaten tasikmalaya, namunsaat inijadi kota otonom sejak 21 juni 2001. sejak itu, dengan bertahap pusat pemerintahan kabupaten ini dipindahkan ke kecamatan singaparna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: